SALAMAIK DATANG

SALAMAIK DATANG DI BLOGNYO URANK AWAK, 100% ANAK MINANG ( HENDY_NKG )

Senin, 22 Agustus 2011

Definisi Media

                                   MEDIA PENDIDIKAN
A. Definisi Media
Media berasal dari bahasa latin merupakan bentuk jamak dari “Medium” yang secara harfiah berarti “Perantara” atau “Pengantar” yaitu perantara atau pengantar terjadinya komunikasi dari pengirim menuju penerima (Heinich et.al., 2002; Ibrahim, 1997; Ibrahim et.al., 2001).

 Sedangkan dalam bahasa arab media berasal dari kata “wasaaila” artinya pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan.

Media merupakan salah satu komponen komunikasi, yaitu sebagai pembawa pesan dari komunikator menuju komunikan (Cricitos, 1996).

Ø  Banyak sekali pengertian media yang diungkapkan oleh para ahli :


a.   Schramm (1977) mengemukakan bahwa media adalah teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran.
b. Briggs (1977) berpendapat bahwa media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku, film, video dan sebagainya
c.    National Education Associaton (1969) mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar, termasuk teknologi perangkat keras
  

Jumat, 10 Juni 2011

IDENTITAS NASIONAL


 
BAB I
PEMBAHASAN

Pada era globalisasi dewasa ini eksistensi suatu bangsa mendapat tantangan yang sangat kuat, terutama karena pengaruh kekuasaan internasional. Pengaruh global ini menurut Fakuyama (1989:48), membawa perubahan suatu ideologi, yaitu dari ideologi partikular ke arah ideologi universal dan dalam kondisi seperti ini kapitalismelah yang akan menguasainya. Namun, demikian dalam mengahadapi perubahan tersebut sangat tergantung kepada bangsa itu sendiri. Identitas suatu bangsa secara etimologi adalah suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakan bangsa tersebut dengan bangsa lain. Menurut Toyenbee, ciri khas suatu bangsa yang merupakan local genius dalam menghadapi pengaruh budaya asing akan menghadapi challance dan respon.

PERKEMBANGAN MASYARAKAT MASA DEPAN, TANTANGAN DAN ANTISIPASINYA


PERKEMBANGAN MASYARAKAT MASA DEPAN, TANTANGAN DAN ANTISIPASINYA
A. Menurut Para Ahli
W. Wager dan Gerald Feinberg, dan futuris ini yakin bahwa manusia dengan memanfaatkan intelegensi kolektif mereka dapat mengatasi ancaman masa depan. Kedua futuris ini memiliki pandangan yang utopis mengenai masa depan. Berbeda dengan pandangan John Platt yang berpendapat bahwa dunia masa depan begitu berbahaya, di sana sini diwarnai rasa keprihatinan. Pandangan yang terakhir ini bersifat distopia (Shane, 19730 dalam Miarso , 19840. terlepas apakah masa depan nantinya bersifat utopia atau distopia masa depan akan diwarnai oleh berbagai kecenderungan perubahan. Di satu pihak kecenderungan tersebut dapat membawa kemaslahatan umat manusia, dilai pihak kecenderungan itu berdampak negatif, oleh karena itu, hal penting yang perlu diperhatikan adalah kemana arah kecenderungan perubahan masa depan itu dan bagaimana mengantisipasi dampak negatif dari kecenderungan perubahan tersebut.

Rabu, 11 Mei 2011

GEOGRAFI KEHIDUPAN DI BUMI DAN MANUSIA SEBAGAI SALAH SATU MAKLUK PENGHUNINYA

GEOGRAFI KEHIDUPAN DI BUMI DAN MANUSIA SEBAGAI SALAH SATU MAKLUK PENGHUNINYA
A.    Geografi Kehidupan di Bumi

1.      Faktor Lingkungan
Suatu faktor yang menentukan adanya perbedaan- perbedaan jenis-jenis makluk hidup yang tinggal di suatu tempatdi permukaan buni ini adalah lingkungan hidup dari tempat itu. Lingkungan hidup ini termasuk lingkungan abiotik, misalnya tanah, air, dan iklim di tempat itu.

2.      Factor Sejarah
Faktor sejarah yang di maksud disini adalah sejarah geologi. Dulu ( 200 juta tahun yang lalu hanya ada satu benua :kemudian benua itu retak dan bergeser pergeseran itu berlangsung secara  lambat dan akhirnya terjadilah 5 benua. Jadi pergeseran dimulai pada zaman mesozoikum sampai awal cenozoikum hingga bentuknya yang sekarang. Sejarah geologi itu ikut menentukan geografi kehidupan di bumi baik ditinjau dari persamaan ,perbedaan makluk hidup.

3.      Faktor Hambatan Penyebaran
Kita megetahui bahwa semua makluk hidup itu berkembang biak. Misalnya bagi makluk daratan, air merupakan hambatan sedangkan sebaliknya bagi makluk air, daratan merupakan hambatan. Daratan yang sempit juga  dapat merupakan hambatan.